Kabar-Kabar..
Apa kabar dunia,, sekali dua waktu Saya ingin lagi menyapa dunia. Hingga dunia dapat tersenyum menatap Saya..
Sisi lain dunia..
Kira2 tinggal 10 bulan lagi menjelang hari wisuda, dan itu bukan waktu yang lama. Sekarang Gue ga mau lagi melewati detik2 berharga kumpul bareng temen2 Gue, bersama Paul, Puji, David, Rendy, Imron, Adhit, Tata, Tomo, Peter, Riza, dan Hesa dengan obrolan Kami yang seru tentang sepakbola liga eropa, bersama Sita, Yana, dan Oliv yang dengan senang hati minjemin catatan kuliah buat difotokopi, bersama Anind, Revi, Asep, Manyoi, Jawier, Amy, Richie, Daus, Alan dengan kejayaan Team Pukin di dunia futsal kampus, bersama Sabrina, Ayu, Revy, Rien, Rizki, Retno, Sari, Tiwi, Nur, Nurul Eka, Nurul 'Aini, Rita, Seno, Tika, Seri, Sabiah, dan Reyna yang ga pernah marah kalo Gue kerjain, bersama Sherly, Christina, Villy, Sheilla, dan Vina dengan senyum yang ga pernah hilang dari wajah Mereka setiap hari, bersama Ridwan, Yeni, Yoga, Ela, dan Kim dengan kajian ilmiah yang memacu diri untuk berfikir, bersama Dhini, Ivan, Nu'man, Patrick, Junior, Luluk, dan Rio dengan keceriaan Mereka ngajar di lab, dan bersama Panji, Ba'al, Owbie, Tigor, Domi, dan Aha dengan kebersihan hati yang Mereka punya.
Ketika waktu tak ingin berlalu, detik2 berkumpul bersama Mereka menjadi sangat berarti dan berharga. Di tahun terakhir kuliah ini Gue putuskan untuk menarik diri dari semua kesibukan organisasi dan kepanitiaan, supaya Gue punya lebih banyak waktu untuk bercanda tawa sama temen2 Gue, menikmati masa-masa kuliah yang indah, yang mungkin suatu saat nanti akan sangat Gue rindukan. Selamat Ujian Tengah Semester buat semuanya..
Kata-kata "Kalah" hanya milik pecundang, yang bertanding untuk kalah, yang tertunduk kepalanya seusai pertandingan. Siang tadi Kita nggak kalah, Team Pukin tidak didirikan untuk Kalah, Kita hanya belum menang, dan kepala yang tegak seusai pertandingan menandakan bahwa Kita did't deserve to lose, Kita Juara 2. We have shown all our best and the crowd have sounded their appreciation. Kita mengakhiri tahun ini dengan 2 gelar juara, juara 1 Pra Maker Cup 2006 dan Juara 2 Intern Games 2006. Memang sayang Kita nggak bisa menyandingkan dua gelar juara 1 tersebut, tapi Kita main bagus koq. Bener kata Anind, seandainya tinggi Revi 180an, mungkin hasilnya berbeda, hehe..
Kalau dari Gue pribadi, rada unhappy akhir2 ini soalnya dipaksa jadi pemain belakang. Maksudnya dimaklumin kalo ada blunder2 dikit coz itu bukan posisi terkuat Gue. Gue pemain depan yang biasanya ngeluarin tendangan salto, gocek2 orang, trus bikin gol dan naluri Gue untuk jadi defender awkward banget. Jadi maaf2 kalo gol ketiga Galau tadi siang gara2 Gue telat nutup bola. Arrggghh...!! Diomelin Asep lagi dah.. Tapi Gue bayar pake gol Gue juga kan?? Thaks udah ngembaliin naluri gol Gue. Sangat sulit nerima kenyataan bahwa Gue harus nunggu setahun buat bisa bikin gol lagi buat Team Pukin. Tapi semua udah berlalu and I really am happy..
Let's continue our hard work. Kita hanya perlu banyak latihan main bareng, sambil siap2 buat pertahanin gelar juara pra maker cup tahun depan nih. Selamat liburan semuanya.. Selamat kembali ke dunia nyata dengan jadwal kuliah yang padat dan yang jadi panitia SEconD 2007 ayo yang semangat kerjanya ya..
Let's show the world, we are the real champions..
For: Anind (pompa air rumah lu gimana nind), Revi (180 cm Vi, semangat2), Alan (Kapan presentasi lagi Lan), Asep (Jangan ngomelin Gue terus dong Sep), Jawier (Baju Gue mana Wir), Dendi (Banyak2 latihan lagi Nak), Amy (abis golin jangan bikin kasus lagi), Richie (hope you still with us in the next competitions), Dani (clean sheet lagi dong Dan), dan Daus (Beli baju Ijo ya, biar ga beda warna kalo main)..
I find my self in a real mess today. I wake up late in the morning then miss the 8th session of Advance Accounting subject. When i see a board score, my "Perpajakan 2" mid test result shows that i have to do an extra hard work if i want to get an A for that subject. In the evening i am failed to show my best performance for my team (Team Pukin) in the friendly big match against Nankatsu, which ended 3-3 draw. I missed a couple of good chances in front of the goal when my shoots just wide and my half-volley kick just over the bar.
Inter starting line up for derby Milan
Crespo opens the scoring by a header to the far post
Ibra makes it 3-0 for Inter after Stankovic brilliant goal
Materazzi makes it 4-1 for Inter before being sent off
Goal celebration at Giueseppe Meazza
Figo salutes the Inter Fans after Materazzi's goal
A jubilant Inter, let's continue playing like this..Mungkin awalnya Gue harus minta maaf sama semua mahasiswa almamater abu-abu, almamater ekonomi. Sore itu saat yang nggak pernah terbayangkan dalam hidup dan kehidupan Gue. Saat kapten melihat Gue dan bertanya.
"Mat, lu berani ambil tendangan penalti nggak?"
Keadaan saat itu memang luar biasa, tekanannya luar biasa. Saat ada dua tim yang bermain sama baiknya, namun harus ditentukan siapa tim yang berhak lolos ke babak berikutnya. Saat itu, Gue diberi dua pilihan yang bisa Gue pilih.
"Katakan TIDAK, dan semua tekanan itu akan berakhir. Katakan TIDAK, dan Gue nggak bakal disalahin kalo tim Gue kalah hari itu. Katakan TIDAK, maka Gue hanya akan lari dari suatu masalah tanpa pernah mencoba menyelesaikannya. Katakan TIDAK, dan Gue nggak akan pernah belajar dari sebuah tantangan dan bagaimana menyelesaikannya. Katakan TIDAK, dan Gue tidak akan pernah menjadi dewasa, karena Gue nggak pernah berani ambil risiko jadi penendang penalti."
Dan saat itu sebuah kalimat lantang keluar dari mulut Gue.
"OKE! Gue ambil tendangan penalti."
Bahkan Gue sendiri nggak tau apa yang membuat Gue berani ambil risiko digebukin orang sekampus kalo tendangan Gue gagal. Gue masih inget, bolanya bercorak merah. Sesaat Gue pegang dan Gue taro di titik putih tanpa memandang penjaga gawang lawan. Tujuan Gue cuma satu, pojok kanan bawah gawang teknik, itu aja.
"Bismillah.."
Suara teriakan pendukung teknik terus mengusik kedamaian Gue saat eksekusi bersejarah itu. Gue tendang dengan kaki kanan dan...gagal ;-(
Teknik berpesta, dan ekonomi yang sudah berjuang tanpa lelah sampai babak adu penalti itu harus pulang, tidak dengan rasa hina, tapi dengan kepala tegak. I always give my best on the pitch, my all for the team. Maafin Gue ya ekonomi, especially almamater FEUI. Senja itu berkata lain,,
Jumat sore itu saya on air di Radio Telekomunikasi Cipta Universitas Indonesia (RTC UI) 107.9 FM. Saya cuma mengudara sebentar, namanya juga penyiar tamu, lagi dapet tugas buat mempromosikan acara Tax Seminar and Training FEUI. Sempet grogi juga, padahal ga keliatan wajah kalau siaran di radio. Udah gitu cakupan siaran radio UI ini cuma se-Depok. Dan yang denger saya siaran pun hanya teman2 satu kampus yang saya beritahu bahwa saya mau naik siaran sore itu, hehe..
Rekaman pertandingan perdelapan final Maker Cup 2005:
Team PuKiN vs Panzer Bandit 3-3 (2-3 ap)
Gol:
Rachmat_TP (2) 1-0
Asep_TP (8) 2-0
Ga tau siapa_PB (15) 2-1
Rachmat_TP (26) 3-1
Kentong_PB (33) 3-2
Kentong_PB (37) 3-3
Adu penalti:
Jawier_TP (gagal) 0-0
Sugi_PB (gol) 0-1
Alan_TP (gol) 1-1
Kentong_PB (gol) 1-2
Anind_TP (gol) 2-2
Ga tau siapa_PB (gagal) 2-2
Amy_TP (gagal) 2-2
Febry_PB (gol) 2-3
Prakiraan formasi Team PuKiN sore nanti:
14. Dani (kiper)
12. Asep
10. Anind
22. Jawier
23. Amy
8. Revi
4. Rachmat
3. Andry (new player)
18. Bayu (kiper, new player)

Kemarin Ramadhan tinggal sehari
Kini ia telah pergi
Semoga amal ibadah kita diterima 4WI,
dan tahun depan dipertemukan lagi dengan ramadhan

hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
dalam dekap seorang ibu
hanya satu pintaku
tuk bercanda dan tertawa
di pangkuan seorang ayah
apa bila ini
hanya sebuah mimpi
ku selalu berharap
dan tak pernah terbangun
hanya satu pintaku
tuk memandang langit biru
di pangkuan ayah dan ibu
"Mat! Abis Udah. Tamat!".Saat itu pukul tiga dinihari, waktunya makan sahur. Saya pun segera bersiap untuk makan sahur bareng teman2. Namun setelah saya mengetuk pintu kamar teman saya teringat bahwa ada pertandingan sepakbola liga Italia di TV. Sambil menunggu teman2 mencuci muka saya menghidupkan TV di ruang tengah kos2an kami. TV yang tidak terlalu besar, dengan gambar yang agak buram.
Secarik bait yang saya temukan menempel di kamarnya Imam Sarjono waktu main ke kamarnya tadi siang...